Jayapura – Ops Damai Cartenz-2022 lakukan kerjasama dengan Dinas Pertanian Dan Pangan Provinsi Papua melalui MoU yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Papua Khususnya di 5 Wilayah Ops Damai Cartenz-2022.

Penadatanganan MOU (Nota Kesepahaman) Program KASUARI (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri) antara Satgas Operasi Damai Cartenz 2022 dan Dinas Pertanian Dan Pangan Provinsi Papua dilakukan di Kantor Dinas Otonom Kotaraja, Senin (25/04/22).

Deklarasi sekaligus penandatangan kerja sama itu, ditandatangani langsung oleh Ka OPS Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhammad Firman S.I.K., M.Si yang didampingi Oleh Kasatgas Binmas Kombes Pol Nanang Purnomo, S.H., MH.

Dalam sambutannya Kepala Operasi Damai Cartensz menyampaikan bahwa permasalahan yang ada di Papua tidak harus diselesaikan dengan cara angkat senjata namun cukup dengan menggunakan strategi saling bekerja sama membantu masyarakat yang ada di Pegunungan tengah dengan memberikan pendampingan pelatihan dan keterampilan dalam mengelola potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusianya yang ada di pegunungan tengah Papua.

Operasi Damai Cartenz optimis dengan menggunakan pendekatan preventif, preemtif dan selalu mengedepankan kearifan lokal sehingga bisa masuk dan diterima di hati masyarakat Papua.

“Dengan konsep seperti ini, program Satgas Bimas Noken Operasi Damai cartenz-2022 akan menjadi langkah awal untuk memperkuat dan memberdayakan potensi sumber daya yang ada ada di Papua baik potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusianya,” ujar Ka Ops Damai Cartenz.

Ia menambahkan, Setelah kita lakukan evaluasi dan pendataan kita berharap dapat membuat perencanaan pembangunan wilayah sesuai dengan kebutuhannya.

”0rang asli Papua harus bisa. Jangan terpuruk, mereka harus bisa mengelola potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di wilayahnya,” tutupnya.